Posted by : Unknown Sabtu, 02 November 2013

Awaas…awaaass. Semua minggir tukang siomay, tukang ojek, tukang ketoprak, tukang bakso, tukang mie ayam, dan tukang’’ lainya minngir part 3 mau lewat sudah di tunggu sang pembaca……#glodaaakk# Haduuuuh, setelah berhasil melewati beberapa tukang (???) akhirnya sampai juga part 3 ini di depan pembaca, haduh kira’ gimana ea idola sekolah itu, mau tau…? Mending langsung ke cerita aja yah, para pemain udah nggak sabar mau segera tampil di depan para pembaca, dan akhirnya happy reading…. lagu pembuka : sunye-mybe autor prov tak terasa sudah 2 minggu kiki berada di sekolah itu, dan 2 mingu itu juga ia mendapat pandangan tak bersahabat dr hampir seisi sekolah terutama kaum hawa, karna fauzy stevano haling idola mereka secara terang’’ngan ngejar kiki yg notabenya adalah siswi baru, mereka yg dr dulu ngejar nggak pernah di tanggepin dan ini muncul seorang yg bernama asky diandra putri langsung menjadi perhatian sang idola gimana nggak kesel kalau gitu #penulis sih biasa aja…..kalau pembaca gimana….?# autor prov end vano prov dr kejauhan ku lihat dia berjalan dg santainya, penampilanya hari ini pun sungguh menrik di mataku, dg rambut panjang tergerai bebar dan ada bando kecil yg tersemat rapi di puncak kepalanya, wajak imut yg mendominasi dan kulit putih makin membuatku semakin tertarik pdnya, “hai manis….”sapa ku yg melihat kiki baru aja duduk di bangkunya “loe lagi…loe lagi…”geram kiki, untung keadaan kelas saat itu,Cuma ada kita ber2 jd gue bebas gangguin dia tanda gangguan makluk’’ centil yg lainya. “kenapa,… ? harusnya loe se…”belum selesai menyelesaikan ucapanku, kiki langsung memotongnya “ya….ya…ya….loe harusnya seneng dong banyak orang yg nggak seberuntung loe mendapat perhatian dr gue…”ucap kiki menirukan ucapan ku, dan aku hanya nyengir kuda #emang bisa# “hehe, tp diam’’ loe perhatiin gue kan, bahkan loe apal apa yg mau gue omongin…” “itu karna loe berulang ulang ulang ulang ulang ulang ulang dan ulang kali loe ucapun itu ke gue….”ucap kiki sinis “masak sih…”ucap ku dg tampang bloon, sesaat kiki pun menatap ku “pasti loe udah mulai tertarik ya sama gue, buktinya loe terus liat gue, nggak kedip malah…”ucap ku PD “nggak…gue nggak nyangka aja loe bisa jadi idola sekolah dan mempunyai fans yg membludak, mereka liat dr mananya coba…..?”ucap kiki enteng dan aku pun hanya senyum teramat manis terhadap kiki “tau… tanya aja sama mereka…”balas ku tak kalah enteng “atau jangan’’ loe……”sambil menunjuk kea rah wajah ku “loe pasien RSJ yg baru aja lepas……?” mendengar itu muka ku yg tadi tenang’’ aja kini berubah derastis, enak aja orange yg gantenggya nggak bakalan habis 7 turunan gini di bilang pasien SRJ yg lepas “hahahaha….benerkan loe pasien SRJ yg lepas…”kiki pun tertawa lepas karna mungkin melihat perubahan muka ku Dan Deg Jantung ku seperti mencelos melihat tawa kiki belum pernah ku liat tawa yg se indah itu #lebay…# Dan kini ku hanya menatap kiki dg tatapan tajam tak kalah tajam dg tatapan elang #lebuayyyy# pd kiki yg masih tertawa, dan kiki pun mengentikan tawanya karna mendapati tatapan membunuh dr ku “o’oow..”desahnya, aku pun masih nggak lepaskan tatapanku dr kiki dan kiki pun jadi kikuk sendiri “zy…loe kenapa sih…”tanya kiki “zi….? Halooo…” tambahya sambil melambai’’kan tanganya di depan muka ku, aku pura’’ tak meresponya “zi…”panggil kiki lagi Dan “braaakkkkk”dg sekuat tenaganya kiki mengebrak mejanya dan berhasil membuat ku melonjat kaget, dan tawa pun kembali menghiasi wajah kiki dan aku pun masih shock #bener nggak sih tulisanya, kali ini penulis nggak tau persis tulisanya moga aja bener# sambil mengelus’’ dadanya, sumpah yg ni gue beneran kaget, nggak kusangka kiki akan menggebrak meja segitu kerasnya. “nggak usah ketawa deh, ilang tuh mata…”sindir ku dan kiki pun menghentikan tawanya dan memajukan mulutnya tanda bahwa ia cemberut “chiiah, imut banget sih kalau cemberut…”ledekku dan kali ini kiki hanya melotot “udah dech loe tu nggak pantes melotot kayak gitu, tetep aja sipit…”ledek ku lagi “kayak loe nggak aja….?” Balas kiki “tp punya loe lebih parah….”tambah ku nggak mau kalah “cie…pagi’’ udah pendekatan aja nih….”ledek reno yg baru saja muncul dr pintu dan diikuti dika “iya donk….masak mau PDKT nunggu siang…”jawab ku dg entengnya dan kulihat kiki hanya mencibir “eh, ngomong’’ Cuma ber2 aja nih, habis ngapain hayo….?”ledek dika “habis apa ya….”ucap ku sambil menggaruk’’ kepalaku yg sama sekali nggak gatal “habis ngamuk, dan sebentar lagi mau makan orang…”jawab kiki ngasal “heh, loe horror banget sih, mending kita pergi yuk dik, dr pd kita di buat sarapan nih orang…”ucap reno dan langsung kabur dan di ikuti dika “trus loe napa masih disini, loe mau nunggu gue makan…”tanya kiki “gue nggak yakin, cewek secantik, semanis, seimut loe bisa makan orang…”ucap ku santai “kenapa nggak…” balas kiki karna gue masih saja tak mau pergi kiki memutuskan kalau ia saja yg pergi, ingin hati mengikuti kiki tp apalah daya kini mahluk’’ centil yg entah sejak kapan sudah ada di depan kelas itu sudah menahanku, Vano prov end Autor prov Hari ini adalah hr yg sangat membosankan bagi kelas XI-1 karna hari ini giliranya mendapatkan pelajarn tambahan ya semacam les gitulah, walaupun masih kelas XI mereka wajib mengikuti palajaran tambahan itu, dan pulangnya pun tak tanggung’’ kadang jam 6 malahan pernah jam 7 malam, dan kini jam sudah menunjukan pukul 17-50, tp belum ada tanda’’ pelajaran berakhir, karna ngantuk atau kecapean kiki pun sampe tertidur di dalam kelas, untung aja tidak di ketaui oleh gurunya dan sampai pelajaran selesai kiki pun masih belum bangun “ki..bangun donk…sudah selesai nih, loe nggak pulang…”shila pun mencoba membangunkan kiki tp ttp aja tak ada respon “aduh, mana udah jan 6 lebih lagi, gue bisa di marain nyokap gue dong, kalau gue langsung pulang kikinya gimana donk..”keluh shila “udah loe pulang aja, biar kiki gue yg urusin…”ucap ozy yg masih membereskan bukunya “beneran…”tanya shila memastikan “iya…udah loe pulang aja…?” tambah ozy dan shila pun nurut ia pulang dulu dan meninggalkan kiki dan ozy di dalam kelas. Ozy pun menghampiri kiki maksut hati ingin membangunkan kiki, ia malah terdiam melihat wajah polos kiki yg lagi tertidur ozy pun jadi tak tega, alhasil ia hanya menunggu kiki bangun dg sendirinya ia duduk di bangkunya, tempat duduknya pun searah dg kiki ia di belakang pojok kiri sedangkan kiki kanan, sekian lama menunggu kiki bangun tp sampai jam 7 kiki pun masih tak bangun juga. Sampai setelah jam yg melingkar di tanganya menunjukan pikul 19-15 kiki mulai bergerak dan bangun tampak ia mengusap’’ matanya Autor prov end Vano prov Ku lihat kiki terlelap tidur di atas mejanya saat jam tambahan berlangsung, dan sampai bel pulang berbunyi pun ia tak kunjung bangun sampai shila berusaha membangunkan tp ia masih asik dg mimpinya, y ague berharap sih gue ikut berperan dalam mimpinya #”plaaaak….” Di tampar bencong yg lewat…# “ki..bangun donk…sudah selesai nih, loe nggak pulang…”shila pun mencoba membangunkannya tp ttp aja tak ada respon “aduh, mana udah jan 6 lebih lagi, gue bisa di marain nyokap gue dong, kalau gue langsung pulang kikinya gimana donk..”keluh shila “udah loe pulang aja, biar kiki gue yg urusin…”ucap ku sambil masih membereskan buku pelajaranku “beneran…”tanya shila memastikan “iya…udah loe pulang aja…?” tegasku dan shila pun meninggalkan kami berdua, maksut hati ingin membangunkan kiki, gue malah terdiam melihat wajah polos kiki yg lagi tertidur gue pun jadi tak tega mengganggunya, dan ku putuskan untuk menunggunya sampai ia bangun, sampai jam yg melingkar di tanganku menunjukan pukul 7, kiki belum menunjukan tanda’’ akan bangun dan pd pukul 19-15 ku lihat ia mulai bergerak dan mulai mengusap’’ matanya dan tergambar rasa heran di raut mukanya krn keadaan ruangan memang gelap, gue sengaja nggak nyalain lampu karna takun ngebangunin dia, “loh, kok udah gelap, sepi lagi…”kagetnya “udah bangun ya…..?”tanya ku, dan ia segera menoleh kea rah ku “loe, ngapain disini…”tanyanya “loe piker gue tega ninggalin seorang cewek yg sedang tidur di dalam kelas sendiri…..mana di bangunin susah banget” jelas ku “masak sih…?”tanyanya dan gue pun berjalan ke arahnya dan duduk di meja sebelah kiki “ya udah, gue mau pulang…?”ucap nya yg mau melongos pergi, tiba’’ ad aide jahil yg nangkring di otak gue “eeittss…”dg posisi masih duduk di atas meja kucekal tangan kiki yg membuat gadis itu mau ngga’ mau menghentikan langkahnya dan menatap ku geram “sepertinya kita melupakan satu hal dech….?”ucap ku santai, kiki pun tampak mikir dan mencerna ucapan ku barusan, “apaan….?”tanya kiki “gue teringat pertanyaan dika tadi pagi, saat dia liat kita be2an di kelas tanpa ngelakuin apa’’, dan sekarang pun kita juga ber2 dikelas, syang donk kalau kita nggak ngapa’’in…”mendengar penjelasan dr mulut ku, lantas ia pun menatap ku yg hanya tersenyum terhadapnya, tiba’’ sedikit ku rasakan tanganya bergetar dan dingin, mungkin ia mulai sejalan dg ku “maksud loe…..?”tanya kiki “apa nggak sebaiknya kita tinggalin satu momen yg tak terlupakan gitu…?”ucap ku dan ku lihat kiki pun semakin gugub, di tambah tatapan nakal ku,gue pun bangkit dr dudukku dan perlahan menghampri kiki, dan karna takut atau apa kiki berjalan mundur karna gue terus mendekatinya, kiki baru berhenti ketika punggungnya menyentuh tembok dan disitu ia tdak bisa apa’’ lagi karna gue sudah tepat berada di hadapanya dan menguncinya dg tangan kiriku “loe…loe mau apa sih….?”tanya nya gugub “emang loe pikir gue mau apa…?” gue sengaja balik nanya sambil terus menatap wajah kiki “gue..gue mau pulang,,”tambah kiki sambil berusaha mendorong tubuh ku tp apalah daya tenaganya tak ada separuh dr ku “bentar dong, belum juga di mulai, udah mau pulang aja….”gue pun mendekatkan wajahnya ke wajah nya, jika keadaan kelas nggak gelap pasti sekarang ku lihat wajahnya sudah merona karna saking gugubnya. “loe berani macem’’ gue…gue teriak nih…..”ancam kiki “haha, teriak, kiki…di sini tu sudah nggak ada siapa’’ lagi, mau loe teriak sekenceng apapun nggak ada yg denger, apa lagi ruangan ini ka nada dilantai atas…” Vano prov end Kiki prov “bener juga sih, gue harus gimana nih….”piker ku dalam hati “apa loe siap…?”tanya nya dg senyuman nakal “si…siap apaan…?”tanyaku gugub, “loe masih nggak ngerti juga,..”tambahnya, dan kiki hanya diem dan menatap “ternyata loe udah mulai tertarik sama gue…?”ledek nya krn drtd aku hanya menatapnya “si..siapa bilang, nggak kok,..” “ow nggak ya…..,kalau gue yg tertarik sama loe, nggak salah donk kalau gue lakuin ini….”ucap nya yg langsung mendekatkan wajahnya ke wajah ku, wajah ku pun makin memanas , jantungku berdebar 2 kali, eh enggak ding, 5 kali lebih cepat dr biasanya, hanya untuk berkedip atau memejamkan mata pun tak bisa, aku hanya terpaku bagai patung di hadapan vano, sedikit sadar dr keterpakuanku dan bermaksud ingin menhindar dr wajah ku, perlahan ku turunkan tubuhku tp segera di tahan olehnya Kiki prov end Vano prov “eeitss…… yg bawah lebih bahaya lo…”goda ku karna ia ingin menghindar dg cara menurunkan tubuhnya, mendengar itu ialangsung kembali di posisi semula dan kembali menatapku , dan kulanjutkan aktifitasku yg terhenti, Vano prov end Autor prov ozy pun terus mendekatkan wajahnya ke wajah kiki yg kini menatapnya kiki pun kembali di landa keterpakuan,ozy pun sedikit memiringkat wajahya dan saat hidung mancung mereka saling bersentuhan kiki pun baru tersadar dr keterpakuanya dan dan semakin dekat….. dekat….. dekat….. dan…… dan….. “aaaawwwwww… arrrghhhh..”jerit ozy yg merasakan nyeri di kakinya dan membatalkan niatnya, melihat ada kesenpatan, dan tanpa pikir panjang kiki pun langsung tancap gas, berlari meninggalkan ozy yg masih tertunduk meratapi sakit di kakinya. Ternyata tadi dg Tak sadar reflex kiki menginjak kaki ozy dg kekuatan super duper ekstra, yg membuat ozy melonjak kesakitan “kiki…..!!!”geram ozy, sementara itu kiki pun mempercepat jalanya Autor prov Vano prov Bersamaan dg hidung kami yg saling bersentuhan, ku rasakan nyeri di kakiku akibat injakan yg nggak lain dr kiki, karna munggkin ia nginjek kaki gue dg perasaan sehingga gue sampai tak bisa nahan rasa sakit sampai melompat sambil memegangi kakiku yg malang ini, “kiki…..!!!”geramku saat ku lihat dia langsung lari begitu ada kesempatan “gue kan Cuma bercanda ki, awaas loe ya…”gerutu vano Vano prov end Kiki prov “tadi belum kan……?”tanyaku pd diriku sendiri saatmenuruni tangga “enak aja ia mau rampok firs kiss gue,…”geramku dan terus berlari menuju parkiran, sedikit takut selain sudah gelap keadaan sekolahnya pun juga sangat sepi.tp tak kuhiraukan dan makin mempercepat langkahku. Dan Bersambung….. Huuuuffft. Gimana part 3 nya, seru kan, nggak garing kan, #moga aja#, gimana kabarnya vano ya, pasti pd pngen tau kisah mereka setelah kejadian ini kan, makanya tunggu part 4nya ouukeehh. Lagu penutup : ost playful kiss “kiss me”

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © WULAN CHUBBY'S BLOG - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -